Fantastis! Gubernur Gusnar Pastikan Rp75 Miliar untuk Lanjutan Pembangunan BLK Gorontalo dari Kemnaker RI
📅 Dipublikasikan pada 03 November 2026
Pemerintah Provinsi Gorontalo terus mendorong percepatan pembangunan Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) Balai Latihan Kerja (BLK) Gorontalo agar dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Dengan adanya kepastian proses hibah lahan serta dukungan pembiayaan pembangunan sebesar Rp75 miliar, pembangunan UPTP BLK Gorontalo diharapkan dapat segera memasuki tahap implementasi.
Kehadiran UPTP BLK Gorontalo nantinya diharapkan menjadi pusat pelatihan dan pengembangan keterampilan tenaga kerja yang mampu meningkatkan kompetensi serta daya saing masyarakat. Fasilitas ini direncanakan dapat memberikan manfaat secara langsung bagi pencari kerja, pekerja, calon tenaga kerja, serta dunia usaha dan industri di Provinsi Gorontalo.
Upaya percepatan pembangunan tersebut dibahas dalam audiensi antara Pemerintah Provinsi Gorontalo dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Gorontalo didampingi oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja, ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo. Rombongan diterima langsung oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI, Afriansyah Noor, bersama jajaran Direktorat Bina Lembaga Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Bina Lavotas) Kementerian Ketenagakerjaan RI.
Melalui koordinasi dan kerja sama antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, pembangunan UPTP BLK Gorontalo diharapkan dapat berjalan sesuai tahapan yang direncanakan. Keberadaan fasilitas ini juga diharapkan mampu membuka lebih banyak kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh pelatihan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Dengan terealisasinya pembangunan UPTP BLK Gorontalo, Provinsi Gorontalo diharapkan memiliki fasilitas pelatihan kerja yang lebih memadai dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten, profesional, produktif, dan berdaya saing, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat daerah.